Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang ditempatkan di Nagari Amping Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, menjalankan serangkaian program edukasi kesehatan sepanjang akhir Juli hingga awal Agustus 2026. Program ini menyasar tiga kelompok usia berbeda, mulai dari remaja SMP, anak-anak sekolah dasar, hingga warga dewasa dan lansia, dengan tujuan menumbuhkan kesadaran hidup sehat sejak dini di tengah masyarakat nagari.

Rangkaian kegiatan dibuka pada 27 dan 28 Juli 2026 di SMP 02 Sutera, dengan sasaran siswa kelas 7D dan 8A. Dalam kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore ini, mahasiswa KKN memberikan edukasi kesehatan organ reproduksi remaja sekaligus pemahaman hukum terkait pelecehan seksual. Materi yang disampaikan mencakup sejumlah gangguan kesehatan yang umum menyerang remaja, seperti keputihan, infeksi saluran kemih, tinea cruris, kanker serviks, hingga HIV. Selain aspek medis, siswa juga diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi, menghindari pakaian ketat dalam waktu lama, serta menjauhi perilaku seks bebas. Edukasi hukum tentang pelecehan seksual turut disisipkan agar siswa memiliki bekal pengetahuan untuk melindungi diri sekaligus mengenali batasan-batasan yang harus dihormati dalam interaksi sosial.

Dua hari berselang, sasaran edukasi beralih ke anak-anak usia sekolah dasar. Pada 30 Juli 2026, seluruh siswa kelas 1 hingga 6 SDN 03 Pasar Amping Parak dikumpulkan di lapangan sekolah untuk mengikuti edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dengan fokus pada praktik cuci tangan yang benar. Suasana lapangan berubah meriah ketika mahasiswa KKN mengadakan tantangan berhadiah bagi siswa yang mampu mempraktikkan langkah-langkah cuci tangan dengan tepat, disusul dua sesi kuis berhadiah yang turut mengundang antusiasme anak-anak. Kegiatan tidak berhenti di situ; mahasiswa KKN memilih untuk tetap membersamai anak-anak hingga pukul 11.30 WIB, memperpanjang kebersamaan sekaligus mempererat interaksi antara mahasiswa dan siswa sekolah dasar setempat.

Puncak rangkaian program berlangsung pada 5 Agustus 2026 di lantai dua kantor wali nagari Amping Parak, kali ini menyasar warga dewasa dan lansia melalui edukasi stunting dan tuberkulosis (TBC) yang dipadukan dengan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan dibuka dengan kata sambutan dari perwakilan Camat Sutera serta Kepala Puskesmas Surantih, drg. Indra Mayeldi, yang menandai pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan stunting dan TBC di tingkat nagari. Usai sesi sambutan, pemaparan materi mengenai kedua isu kesehatan tersebut disampaikan kepada warga yang hadir. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, tekanan darah, gula darah, hingga tes penglihatan. Antusiasme warga terlihat dari jumlah peserta yang hadir, mencapai 60 orang.

Melalui tiga rangkaian kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap kesadaran akan pentingnya kesehatan dapat tumbuh di berbagai lapisan usia masyarakat Nagari Amping Parak, mulai dari generasi muda hingga warga dewasa. Program-program tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung upaya kesehatan masyarakat di tingkat nagari.